Pantun Virus Corona

Pantun Virus Corona

14 Pantun virus corona. Pantun ini sebagai pengingat atau pencegahan untuk kita semua. Saling mengingati dan menjaga agar diri kita serta keluarga tercinta terhindar dari wabah virus yang penularannya sangat cepat ini. Hampir seluruh dunia dihantui oleh virus ini.

Itu suatu musibah dan cobaan kepada kita yang harus di hadapi dengan pencegahan sejak dini. Akhir tahun 2019 corona muncul di Kota Wuhan Provinsi Hubei China dengan dugaan dia timbul dari hewan yang dapat menular kepada manusia.

Diakuinya proses penularan yang sangat cepat tapi kita sulit mengenalinya secara langsung karena mirip dengan flu biasa. Selang beberapa hari kemudian baru diketahui jika memeriksanya ke rumah sakit, apakah positif atau negatif. Namun sebelumnya seseorang pasti sudah tertular jika melakukan kontak langsung dengan orang lain. Ini yang sangat dikhawatirkan oleh semua pihak di seluruh penjuru dunia.

Periksa ke dokter jika terdapat gejalanya agar ada pertolongan dini. Selalu jaga kebersihan dengan sering mencuci tangan seperti yang disarankan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

Kita berdoa semoga musibah itu cepat berlalu. Marilah mohon perlindungan kepada Allah semoga keluarga kita semua juga saudara dan teman – teman kita terlindungi dari wabah virus ini. Berikut ini beberapa pesan terkait corona yang ditulis dalam bentuk pantun.

14 Pantun Virus Corona

Consumsi vitamin jaga stamina
Badan sehat seperti atlit dunia
Corona muncul di wuhan china
Menular sampai keseluruh dunia

Memancing ikan dilautan
Sembelih hewan bacalah doa
Corona datang itu peringatan
Perbanyak amal ibadah dan doa

Kereta kencana larinya cepat
Tutup makanan jauh dari lalat
Penularannya sangat cepat
Cegah dia dengan shalat

Dapat jodoh semoga direstui
Sah hubungan setelah menikah
Perbanyak cuci tangan melalui
Shalat wajib tambah shalat sunah

Salah masuk salah keluar
Lihat petunjuk di android
Jangan bepergian keluar
Yang tepat adalah ke mesjid

Baca juga Pantun Lainnya

Pantun Ucapan Selamat Ramadhan
Pantun Cinta Lawan Corona
Pantun dirumah cegah virus corona
Pantun Mencegah Virus Corona
Pantun mamfaat hutan
Pantun Motivasi Kerja

Naik pesawat melalui bandara
Jaga keamanan dengan meronda
Corona tidak melayang diudara
Tapi dia menempel pada benda

Menjadi hiasan ikan arwana
Masuk aquarium jadi panorama
Umrah ditunda karena corona
Kesehatan jamaah yang utama

Beli barang asli jangan bajakan
Jangan terima barang ilegal
Jaga kesehatan saat makan
Konsumsi makanan yang halal

Jika lapar segeralah makan
Masak gorengan untuk cemilan
Kurang sehat masker gunakan
Cuci tangan sangat diutamakan

Baju disimpan dalam lemari
Cepat kering dalam jemuran
Jagalah selalu kebersihan diri
Seperti instruksi kesehatan

Harga emas semakin naik
Tak mampu beli maharnya
Mencegah dia lebih baik
Dari pada mengobatinya

Hutan ditebang banjir bandang
Berlari seperti orang balapan
Dia datang tidak di undang
Pergi tidak diketahui kapan

Mengisi kado dalam bingkisan
Lauk dihidangkan ikan gurami
Mengendap dalam pernafasan
Semoga cepat hilang dari bumi

Patah semangat tidak diharapkan
Belas kasih agar mendapat syafaat
Saling mengingat dalam kebaikan
Terima kasih semoga bermamfaat

Demikianlah 14 pantun virus corona sebagai bagian dari informasi melalui pantun untuk menjaga diri agar selalu berhati-hati dalam kondisi apapun. WHO yang merupakan organisasi kesehatan dunia mengingatkan masyarakat jangan menganggap remeh terhadap virus ini. Selalu disarankan untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan berdasarkan beberapa sumber kesehatan. Antara lain adalah mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun. Hindarilah menyentuh mulut, hidung dan mata dengan tangan langsung yang belum di cuci. Gunakan masker jika batuk atau pilek.

Segeralah ke rumah sakit jika mengalami gangguan kesehatan seperti gejala yang disampaikan. Cegah corona lebih baik dari pada mengobatinya.

Pantun Virus Corona versi YouTube
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *